Scripting : FileSystemObject

FileSystemObject (FSO) adalah objek yang disediakan dalam VBA yang memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan sistem file dan folder di komputer. Objek FSO memungkinkan Anda untuk membuat, menghapus, memindahkan, menyalin, dan memeriksa keberadaan file dan folder.

Objek FSO juga menyediakan properti yang berguna untuk mendapatkan informasi tentang file, folder, atau drive. Properti-properti ini termasuk informasi seperti nama, path, ukuran, waktu pembuatan, dan banyak lagi, yang dapat membantu dalam pemrosesan file dan folder.

Berikut adalah beberapa fungsi yang umum digunakan yang disediakan oleh FSO:

Metode FSO:

  • CreateFolder: Membuat folder baru.
  • DeleteFolder: Menghapus folder.
  • FolderExists: Memeriksa apakah folder ada.
  • GetFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder tertentu.
  • GetSpecialFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder khusus seperti folder My Documents atau folder Temporary.
  • MoveFolder: Memindahkan folder ke lokasi lain.
  • CopyFolder: Menyalin folder ke lokasi lain.
  • GetExtensionName: Mengambil ekstensi file dari path file yang diberikan.
  • GetBaseName: Mengambil nama dasar file (tanpa ekstensi) dari path file yang diberikan.
  • GetFileName: Mengambil nama lengkap file (termasuk ekstensi) dari path file yang diberikan.
  • OpenTextFile: Membuka file teks untuk membaca atau menulis.
  • FileExists: Memeriksa apakah file ada.
  • DeleteFile: Menghapus file.
  • GetFile: Mengambil objek File yang mewakili file tertentu.
  • MoveFile: Memindahkan file ke lokasi lain.
  • CopyFile: Menyalin file ke lokasi lain.
  • GetDrive: Mengambil objek Drive yang mewakili drive tertentu.
  • DriveExists: Memeriksa apakah drive ada.
  • GetDriveName: Mengambil nama drive dari path file atau folder yang diberikan.
  • GetDrivePath: Mengambil path drive dari path file atau folder yang diberikan.
  • BuildPath: Membangun path file atau folder dengan menggabungkan path induk dan nama file atau folder.
  • GetAbsolutePathName: Mengambil path absolut dari path relatif yang diberikan.
  • GetBaseName: Mengambil nama dasar file atau folder (tanpa ekstensi) dari path yang diberikan.
  • GetDriveName: Mengambil label volume drive yang diberikan.
  • GetExtensionName: Mengambil ekstensi file dari path file yang diberikan.
  • GetFileVersion: Mengambil nomor versi dari file yang diberikan.
  • GetFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder tertentu.
  • GetParentFolderName: Mengambil nama folder induk dari path yang diberikan.
  • GetSpecialFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder khusus, seperti folder My Documents atau folder Temporary.
  • GetTempName: Mengambil nama file unik yang dapat digunakan sebagai file sementara.
  • MoveFile: Memindahkan file ke lokasi lain.
  • CopyFile: Menyalin file ke lokasi lain.
  • OpenTextFile: Membuka file teks untuk membaca atau menulis.
  • CreateTextFile: Membuat file teks baru.
  • GetFileVersion: Mengambil nomor versi dari file yang diberikan.

Properti FSO:

  • File: Mengambil objek File yang mewakili file tertentu.
  • Folder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder tertentu.
  • Drive: Mengambil objek Drive yang mewakili drive tertentu.
  • Drives: Mengambil koleksi objek Drive yang mewakili semua drive yang tersedia.
  • ParentFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder induk dari file atau folder yang diberikan.
  • PathSeparator: Mengambil karakter pemisah path yang digunakan pada sistem operasi saat ini.
  • RootFolder: Mengambil objek Folder yang mewakili folder root dari drive atau share yang diberikan.
  • Size: Mengambil ukuran file dalam byte.
  • Type: Mengambil jenis file atau folder.
  • DateCreated: Mengambil tanggal pembuatan file atau folder.
  • DateLastAccessed: Mengambil tanggal terakhir kali file atau folder diakses.
  • DateLastModified: Mengambil tanggal terakhir kali file atau folder diubah.

Dengan menggunakan FSO, Anda dapat membuat skrip VBA yang lebih interaktif dan dapat diandalkan untuk mengelola file dan folder dalam sistem file komputer. Ini sangat berguna dalam otomatisasi tugas-tugas seperti pengolahan file batch, pengelolaan arsip, pengumpulan data, dan banyak lagi.

Penting untuk diingat bahwa saat menggunakan FSO, Anda perlu berhati-hati dalam mengakses dan memodifikasi file atau folder, terutama karena operasi yang tidak hati-hati dapat berdampak pada data yang berharga atau mengganggu integritas sistem file. Pastikan untuk menggunakan fungsi dan metode FSO dengan bijaksana, dan lakukan validasi yang diperlukan sebelum melakukan tindakan apa pun pada file atau folder.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutorial Lainnya