Apa itu UDF

UDF atau User-Defined Function adalah konsep yang penting dalam dunia per-Excelan yang memungkinkan pengguna untuk membuat fungsi kustom sesuai dengan kebutuhan pengguna.

UDF adalah bagian integral dari banyak bahasa pemrograman yang memungkinkan pengembang untuk membuat fungsi yang dapat digunakan kembali.

Apa Itu UDF?

UDF adalah fungsi yang dibuat oleh pengguna (user) dalam sebuah bahasa pemrograman yang sudah disediakan.

Dalam Microsoft Excel UDF salah satunya bisa dibuat dengan menggunakan Visual Basic for Applications (VBA).

Fungsi ini berbeda dari fungsi bawaan (built-in functions) yang sudah disertakan dalam Microsoft Excel.

Dalam bahasa yang sederhana UDF ini seperti membuat rumus sendiri.

Dalam banyak kasus, Microsoft Excel menyediakan berbagai fungsi bawaan seperti VLOOKUP, HLOOKUP dan lain-lain yang dapat digunakan untuk tugas-tugas umum.

Namun, seringkali, kita membutuhkan fungsi yang lebih spesifik atau sesuai dengan kebutuhan pengolahan data yang sedang dikembangkan. Di sinilah UDF menjadi sangat berguna.

Kenapa UDF Penting?

  • Reusability (Dapat Digunakan Kembali)

UDF memungkinkan pengguna untuk menulis rumus yang simple dan menggunakan kembali fungsi tersebut di worksheet yang berbeda.

  • Customization

Kebutuhan tiap pengguna itu unik. Dengan UDF, pengguna dapat membuat fungsi sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka, sehingga memungkinkan fleksibilitas dan kontrol lebih besar terhadap rumus yang sedang dibuat.

  • Abstraction

UDF memungkinkan pengguna untuk “membungkus” serangkaian rumus atau fungsi logika ke dalam sebuah rumus atau fungsi tunggal. Hal ini membantu dalam menyembunyikan proses rumus yang rumit dari pengguna lain yang hanya perlu tahu apa yang dilakukan oleh fungsi tersebut, bukan bagaimana cara kerjanya

Bagaimana Membuat UDF ?

Untuk memulai membuat sebuah UDF, berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti untuk membuat UDF

  • Buka Microsoft Excel atau buka file kerja yang ingin digunakan untuk membuat UDF.
  • Buka Editor VBA dengan mekan tombol Alt + F11.
  • Didalam VBE Pilih Insert > Module untuk membuat modul baru.

Setelah Module Terbuka, silahkan mulai buat sebuah fungsi yang dibutuhkan atau Paste dari Script yang sudah ada.

Misalanya disini saya akan membuat sebuah UDF untuk menghitung Luas Persegi Panjang,

Maka UDF bisa dibuat seperti dibawah ini

Function Luas(panjang As Double, lebar As Double) As Double
    Luas = panjang * lebar
End Function

Tampilan didalam module akan terlihat seperti dibawah ini :

Menggunakan UDF

Setelah rumus UDF berhasil di tambahkan kedalam Module, untuk menggunakan rumus ini cukup mudah.

Gunakan rumus seperti pada umumnya, ketikan Nama Fungsi yang sudah dibuat kemudian isikan Nilai sesuai parameter yang dibuat.

Misalnya seperti UDF hitung luas diatas, untuk penggunannya cukup ketikan rumus :

=Luas(A2,B2)

Itulah sedikit penjelasan awal tentang apa itu User-Defined Function (UDF).

Rumus User-Defined Function (UDF) ini hanya berlaku di file dimana script UDF tadi ditambahkan.

Artinya ketika di File yang berbeda maka harus melakukan hal yang sama (Insert Module) jika ingin mengunakan rumus UDF yang sama.

Jika ingin menggunakan UDF ini di file yang berbeda tanpa menambahkan sebuah module, bisa mengubah UDF ini menjadi sebuah Add-in.

Untuk mengubah UDF menjadi sebuah Add-in, hanya perlu lakukan Save-as kemudian pilih jenis File XLAM.

Setelah materi ini, kamu akan menemukan beberapa materi UDF yang sudah saya buat yang bisa digunakan.

Silahkan dipelajari dan dikembangkan.

List Tutorial
Apa yang sedang kamu cari?

Temukan beberapa kata kunci yang diinginkan.

Search