Apa itu Class?

Mendengar Istilah Class Module pasti beranggapan materi ini akan sulit.

Mungkin masih banyak pengguna VBA yang belum pernah menggunakan Class Module karena biasanya Aplikasi VBA pada umumnya dibuat hanya menggunakan Standard Module, UserForm Module, atau Workbook Module.

Jika kamu ingin mengatahui apa itu Class Module, ada baiknya terlebih dahulu memahami apa itu Pemrograman Berorientasi Objek (OOP: Object Oriented Programming).

Apa yang dapat dilakukan dengan Class Module?

Class Module memungkinkan kamu membuat dan menggunakan tipe objek sendiri dalam aplikasi yang kamu buat.

Sehingga… beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan diantaranya adalah :

  • Bisa menulis script dengan mudah sesuai dengan aturan object yang kamu buat sendiri
  • Beberapa Prosedur yang sama untuk beberapa tombol bisa digabungkan menjadi satu.
  • Object yang sama bisa digunakan berulang pada Aplikasi-Aplikasi lainya.

Contoh di atas hanyalah beberapa contoh saja. Sangat besar kemungkinan teknik pemrograman bisa diperluas dengan menggunakan Class Module.

Mengapa menggunakan Class Module?

Class Module bisa membuat kode yang dibuat menjadi mudah untuk dikembangkan dan lebih sederhana, tentunya akan lebih mudah dikelola.

Tapi…Apa itu Class? Setiap orang pasti menanyakan pertanyaan ini pada saat pertama kali mengenal VBA. Sederhananya, Class adalah Cetak Biru dari suatu Objek atau Blue Print.

Didalam VBA, Objek dapat berarti Worksheet, UserForm atau Control, dll. Biasanya Objek memiliki Properti atau Metode.

Properti merupakan keterangan atau isan dari Data yang dimiliki Objek sedangkan Metode adalah operasi yang dapat diperintahkan ke objek. Properti dan Metode Objek bergantung pada jenis Objeknya.

Misalnya, Objek Worksheet memiliki Properti Name. Ketika dalam VBA dituliskan sebuah script ActiveWorksheet.Name maka ini akan menghasilkan Nama dari worksheet yang aktif.

Disini nilai properti Name dikembalikan. Faktanya, ada sebuah BluePrint yang mendefinisikan Properti dan Metode yang ada di setiap Objek.

Setiap Objek beroperasi sesuai dengan Blue Print. BluePrint ini disebut juga dengan Class. Dengan kata lain, sebuah Objek tidak bisa ada tanpa adanya Class.

Saat kita menggunakan kata Worksheet, secara umum yang dimaksud adalah objek Worksheet. Beberapa worksheet pada Workbook Excel memiliki nama masing-masing yang tentunya berbeda-beda.

Worksheet adalah nama generik dari objek Class Worksheet, ini berarti Worksheet merupakan sebuah Template. Template ini memang sebuah Class. Class tidak memiliki bentu fisik atau sebut saja konten, karena Class hanyalah template. Dan Objek dengan jumlah berapa pun dapat dibuat dengan Blue Print ini.

Mari kita misalkan menggunakan contoh, karena saya yakin ini agak sulit dimengerti pada awalnya.

Saat kamu menambahkan worksheet, kamu sebenarnya sedang membuat Instance dari Class Worksheet. Jadi Ikon Sheet yang dilihat saat menambahkan worksheet dapat dianggap sebagai Class. Dan Worksheet yang ditambahkan dapat dianggap sebagai sebuah Instance.

Saat kamu menambahkan Woksheet didalam File Excel, proses yang terjadi di belakang adalah membuat objek Worksheet dari Class Worksheet, kemudian ditambahkan kedalam File. (Objek yang dijadikan konten dari Class disebut Instance). Penjelasan lebih dalam tentang Instance akan di jelaskan pada materi selanjutnya.

Jadi apa inti dari Class Module?

Class Module adalah tempat di mana Class didefinisikan. Prosedur dalam Class Module tidak pernah dipanggil langsung dari modul lain seperti prosedur yang ditempatkan di Standard Module.

Class Module adalah sebuah Blue Print dimana Object ini bisa di produksi sebanyak yang kita mau sesuai dengan template yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutorial Lainnya